Kamis, 31 Mei 2012

(sekeping kisah Keberanian, Kepahlawanan dan Semangat para Sahabat)

Sewaktu Sa'ad bin Abi Waqqas Radhiyallahu akan meninggalkan Madinah, memimpin pasukan kaum Muslimin pada Peperangan Qadisyah,
(dimasa Irak berada dibawah pemerintahan Yazd Jard, raja Persia)
Beliau diberi Nasehat oleh Amirul Mukminin Umar Radhiyallahu 'anhu,
"wahai sahabatku Sa'ad !
Janganlah kenyataan ini menipu hatimu,
engkau adalah Sahabat Rasulullah Sallallaahu 'alaihi wasallam, yang sangat dipercaya dan orang-orang memberi gelar kepadamu sebagai paman Nabi Sallallaahu 'alaihi wasallam.
Sesungguhnya ALLAH Subhana wa ta'ala tidak menolak kejahatan dengan kejahatan,
tetapi DIA menolak kejahatan dengan kebaikan.
Sesungguhnya ALLAH Subhanahu wa ta'ala tidak mempunyai hubungan khusus dengan makhluk CiptaanNYA.
Semua manusia, tinggi atau rendah adalah sama disisi ALLAH Subhanahu wa ta'ala,
karena semuanya adalah CiptaanNYA dan DIA lah ALLAH Yang Maha Esa.
Seseorang dapat memperoleh kemenangan atas segala Anugerah yang diKaruniakanNYA hanya dengan cara berbakti terhadap tugasnya.
Ingatlah Sahabatku Sa'ad,
bahwa perintah Rasulullah Sallallaahu 'alaihi wasallam itu adalah cara yang paling benar didalam melaksanakan pekerjaan-pekerjaan.
Engkau akan berangkat untuk melaksanakan satu tugas yang sangat berat.
Semoga engkau dapat melaksanakannya dengan mengikuti kebenaran.
Tanamkanlah sifat-sifat yang baik serta mulia dalam dirimu dan dalam diri sesama sahabatmu.
Pilihlah sifat takut kepada ALLAH Subhanahu wa ta'ala sebagai milikmu yang utama,
karena hal ini dapat membawamu kepada ketaatan kepadaNYA
serta menghindarkanmu dari kemurkaanNYA.
Ketaatan kepada perintah ALLAH Subhanahu wa ta'ala adalah satu Anugerah pada diri mereka yang membenci dunia yang fana ini dan mencintai hari kemudian."


didalam perjalanan,
Sa'ad Radhiyallahu 'anhu banyak menghadapi berbagai tantangan yang berat, namun Beliau menghadapinya dengan hati yang penuh keyakinan kepada ALLAH Subhanahu wa ta'ala.
Ketika kedua belah pihak, tentara Islam dan tentara kafir telah bersiap-siap hendak bertempur.
Sa'ad Radhiyallaahu 'anhu mengirim sepucuk surat kepada Rustam (panglima tentara kafir) yang berbunyi,

"Sesungguhnya bersamaku ada segolongan orang yang lebih mencintai kematian (di Jalan ALLAH) sebagaimana orang-orangmu menyenangi arak."

= = = = = = = = >>>>>>>>>>>>>>>>>>>


Coba bertanya kepada mereka yang telah terpengaruh dengan minuman keras, adakah benar-benar mereka menikmati kelezatannya???
.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar