Selasa, 27 November 2012

Ta'aruf ataukah Zina ???

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ



Sahabat"...
Banyaknya jaringan sosial di dunia maya seperti facebook, yahoo messenger, dan lain-lainnya, menjadikan kita mudah berinteraksi tanpa batas.
Begitu lembut dan halusnya jebakan dunia maya,
tanpa disadari mudah menggelincirkan diri manusia ke jurang kebinasaan.
Seorang bergelar ikhwan memajang profil islami, tapi serampangan memaknai ta’aruf.
Melihat akhwat yang dinilai bagus kualitas agamanya, langsung berani mengungkapkan kata ‘ta’aruf’, tanpa perantara.

Duhai Sahabat"...
Jangan memaknai kata “ta’aruf” secara sempit !!!

Pelajari dulu serangkaian tata cara ta’aruf atau kaidah-kaidah yang dibenarkan oleh Islam.
Jika memakai kata ta’aruf untuk bebas berinteraksi dengan lawan jenis,
lantas apa bedanya yang telah mendapat hidayah dengan yang masih jahiliyah?

Islam telah memberi konsep yang jelas dalam tatacara ta’aruf.

Sahabat"...
Suatu ketika ada sebuah cerita di salah satu situs jejaring sosial,
pasangan akhwat-ikhwan mengatakan sedang mengadakan pendekatan (katanya ta'aruf),
dan untuk menjaga perasaan masing-masing, agar jalannya hubungan tidak ada yang mengganggu,
mereka status mereka berdua sebagai pasutri, sungguh memiriskan hati...

Pernah juga ada kisah ikhwan-akhwat yang saling mengumbar kegenitan di dunia maya,
berikut ini petikan obrolannya: 
“Assalamualaikum ukhti,” Sapa sang ikhwan. 
“‘Wa’alaikumsalam akhi,” Balas sang akhwat. 
“Subhanallah ukhti, ana kagum dengan kepribadian anti, seperti Sumayyah, seperti Khaulah binti azwar, bla bla bla bla…” puji ikhwan tersebut.
Apakah berakhir sampai di sini?
Oh no…. Rupanya yang ditemui ini juga akhwat genit, maka berlanjutlah obrolan tersebut, si ikhwan bertanya apakah si akhwat sudah punya calon,
lantas si akhwat menjawab. “Alangkah beruntungnya akhwat yang mendapatkan akhi kelak.” 
Sang ikhwan pun tidak mau kalah, balas memuji akhwat. “Subhanallah, sangat beruntung ikhwan yang mendapatkan bidadari dunia seperti anti.” 
syaitan tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini.
Lalu tertancaplah rasa, bermekaran di dada dua sejoli tersebut, yang belum ada ikatan pernikahan.
Dengan bangganya sang ikhwan menaburkan janji-janji manis, akan mengajak akhwat hidup di planet mars, mengunjungi benua-benua di dunia.
Hingga larutlah keduanya dalam janji-janji lebay didunia maya.
Interaksi tanpa batas yang terkadang membuat Ikhwannya membabi buta dan akhwat pun terpedaya.... ,  Na'udzubillah,,,

hal yang demikian bukanlah ta’aruf yang Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam ajarkan.

Wahai Sahabat"...
Jangan Permainkan Ta’aruf !!!
Muslimah itu mutiara, tidak sembarang orang boleh menyentuhnya, tidak sembarang orang boleh memandangnya.
Jika kalian punya keinginan untuk menikahinya, carilah cara yang baik yang dibenarkan Islam.
Cari tahu informasi tentang akhwat melalui pihak ketiga yang bisa dipercaya.
Jika maksud ta’arufmu untuk menggenapkan separuh agamamu, silakan saja,
tapi prosesnya jangan keluar dari koridor Islam. 

Duhai Sahabat"...
Relakah jika adikmu, kakakmu bahkan saudara-saudaramu dijadikan ajang coba-coba ta’aruf oleh orang lain?
Tentu engkau keberatan bukan?
Jadi...
Jagalah izzah muslimah, mereka adalah saudaramu.
Pasanglah tabir pembatas dalam interaksi dengannya.
Pahamilah, hati wanita itu lembut dan mudah tersentuh,
akan timbul guncangan batin jika jeratan yang kalian tabur tersebut hanya sekedar main-main.
Jagalah hati mereka !!!
jangan banyak memberi harapan atau menabur simpati yang dapat melunturkan keimanan mereka.
Mereka adalah wanita-wanita pemalu yang ingin meneladani wanita mulia di awal-awal Islam,
Biarkan iman mereka bertambah dalam balutan rasa nyaman dan aman.

Duhai Akhwat...
Jaga Hijabmu!
agar tidak runtuh kewibawaanmu.
Jangan bangga karena banyaknya ikhwan yang menginginkan taaruf.
Karena ta’aruf yang tidak berdasarkan aturan syar’i, sesungguhnya sama saja si ikhwan meredahkanmu.
Jika ikhwan itu punya niat yang benar dan serius, tentu akan memakai cara yang Rasulullah ajarkan,
dan tidak langsung menembak kalian dengan caranya sendiri.

Duhai Sahabat"...
Terkadang kita harus mengoreksi cara kita berinteraksi dengan mereka,
apakah ada yang salah hingga membuat mereka tertarik dengan kita?
Terlalu lunakkah sikap kita terhadapnya?
Sadarilah,
orang-orang yang engkau kenal di dunia maya tidak semua memberikan informasi yang sebenarnya !!!
Jangan mudah percaya dengan apa yang dipresentasikan orang di dunia maya,
Luasnya ilmu yang engkau miliki tidak menjadikan engkau mulia, jika tidak kau imbangi dengan menjaga adab pergaulan dengan lawan jenis...

waspadalah, karena engkau adalah sebaik-baik wanita yang menggenggam amanah Ilahi.
Jangan mudah terpedaya oleh rayuan orang di dunia maya.


Duhai Sahabat"...
berhiaslah dengan akhlak islami,
jangan mengumbar kegenitan pada ikhwan yang bukan mahram,
biarkan apa yang ada di dirimu menjadi simpanan manis buat suamimu kelak.
ta’aruf yang sesungguhnya haruslah berdasarkan cara Islam,
bukan dengan cara mengumbar rasa sehingga terperosok melakukan zinah.
sebagaimana yang telah ALLAH peringatkan,
: “janganlah kamu mendekati zina” (QS. al-Isra’:32)
Zinanya mata adalah melihat [sesuatu],
zinanya lisan adalah mengucapkan [sesuatu],
zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan [sesuatu],
sedangkan alat kelamin membenarkan atau mendustakan itu [semua]. …
  (HR Bukhari & Muslim)

Sahabat yang diRahmati ALLAH.
Apabila disebut zina hati, maka pengertiannya tak boleh lari dari ilmu ‘Tasawwuf’.
Jadi,  masalah zina hati ini bukanlah sesuatu yang bisa diterangkan oleh orang-orang sembarangan yang tidak memahaminya.
Berdasarkan dari beberapa sumber yang InsyaALLAH bisa dipercaya,
zina hati bisa diterjemahkan kepada tiga hal yaitu:
  1. Berhasrat.
  2. Berharap.
  3. Membayangkan.
Jika dilihat dari terjemahan yang lainnya ada yang mengatakan merindui dan mengingini.
Mengapa ia dinamakan zina hati ?
Lalu, mengapaapa yang diungkapkan pada hadits diatas semuanya menjurus kepada zina, hal yang dilarang dalam Islam ?
 Dari sini, kita dapat kita fahami bahwa apa yg dikatakan sebagai zina hati itu ialah “perasaan dalam hati yang mendorong seseorang ke arah penzinaan”. 

Sahabat"...
Islam adalah agama yang menghormati fitrah manusia.
Rasanya kita semua sudah maklum akan hal tersebut.
Perasaan minat/hasrat pada manusia juga termasuk fitrah.
Halal selagi tidak memudharatkan diri.
 jika kita berminat/berhasrat pada seseorang sehingga kita terbayang-bayang padanya, ingatan selalu tertuju padanya,
Hal Inilah yang ditafsirkan oleh hadits diatas sebagai membayangkan dan termasuk dalam kategori zina.
PERASAAN SUKA DAN BERHASRAT ITU TIDAK SALAH..
TAPI  YANG SALAH IALAH PERBUATAN YANG LAHIR DARIPADA PERASAAN ITU..
PERBUATAN YANG LAHIR DARIPADA PERASAAN ITU SERINGKALI MEMBUAT KITA BERSALAH DAN BERBUAT DOSA..

 Membayangkan seseorang yang kita dambakan pada otak akan membawa kepada hal yang membuat kita sengsara.
Terlebih lagi jika kita membayangkan aurat si dia.
Hal itu jelas termasuk dalam zina hati.

Jadi, “sesuatu” yang hendaknya kita hindari itu adalah yang mengarah pada hubungan kelamin.
Inilah yang dimaksud dengan “sedangkan alat kelamin membenarkan atau mendustakan itu [semua]“.

Dengan demikian, melihat nonmuhrim tidak selalu merupakan zina mata.
Yang tergolong “zina mata” (berzina dengan mata) adalah melihat dengan syahwat.
Misalnya: memandangi foto porno, mengintip cewek mandi, dan sebagainya.

Secara demikian pula, menyampaikan kata-kata mesra kepada sang pacar bukanlah tergolong “zina lisan”. Yang tergolong “zina lisan” adalah yang disertai dengan nafsu birahi.
Contohnya: ucapan mesum kepada sang kekasih, “Aku ingin sekali meletakkan mulutku ke mulutmu berpagutan dalam ciuman.”
Dengan demikian pula, merindukan si dia atau pun merasakan getaran di hati ketika memikirkan si dia bukanlah tergolong “zina hati”.

Pengertian “zina hati” (berzina dalam hati) adalah mengharap dan menginginkan pemenuhan nafsu birahi.
Contohnya: berpikiran mesum, “Kapan-kapan aku akan ke tempat kostnya saat sepi tiada orang lain. Siapa tahu dia mau kuajak ‘begituan’.”
Demikian pula untuk “zina tangan”, “zina kaki”, dan berbagai aktivitas mendekati-zina lainnya.

 Sahabat"...
Sesuatu yang seharusnya kita jaga sudah seharusnya dijaga.
Begitu juga perkara-perkara yang bisa membawa kita kepada yang diharamkan.
Berusahalah sekuatnya untuk menjauh daripadanya,
Perasaan suka tidak boleh dilawan kerana akan menimbulkan pertentangan didalam diri dan bisa memudharatkan diri serta orang lain.
Tapi, lindungi  serta jagalah hasrat dan rasa suka tersebut.

Sesungguhnya, apa halal itu tetap halal sekiranya kita dapat melindunginya.

Tiada salahnya memendam perasaan pada seseorang.
Tetapi janganlah sampai timbul kesan yang tidak baik pada diri sendiri dan orang-orang yang mengenal kita.



Wallaahu a’lam.

Semoga bermanfaat pada kita semua

Senin, 26 November 2012

Mari lahirkan kebaikan dari perbedaan yang ada

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم


"Setiap perubahan yg dibuat oleh kekuatan dahsyat atau keputusan-keputusan yang bukan datang dari dalam diri sendiri, maka tidak akan membuahkan hasil sebagaimana yang diharapkan,
Jikapun ada, maka perubahan itu sangat terbatas.

Tidak semua orang yang faham akan hal salah dan dosa mampu mendeteksi dan mengoreksi kesalahannya sendiri.
Butuh oranglain untuk memberinya saran/nasehat.
Jangan pandang siapa yang memberi saran/nasehat itu
Tapi lihat dan simaklah isi saran/nasehatnya tersebut !!!

Sahabat"...
Jika hari ini kita merasa tersakiti oleh pedasnya sebuah lisan seseorang.
Maka,
sadarilah itu pelajaran dari-NYA
agar kita selalu berhati hati dalam menjaga lisan.
Jika hari ini kita merasa bahagia atas tutur kata yang halus dan pujian tulus seseorang,
Maka,
itu juga sebuah pelajaran dari-NYA
agar kita faham bagaimana cara bahagiakan orang-orang di sekitar kita.

Setiap kejadian hakikatnya adalah sebuah sebuah pelajaran kehidupan,
tinggal kita ingin atau tidak untuk mengambil hikmah dari setiap pelajaran-pelajaran dari-NYA"


Perjalanan hidup adalah proses bukanlah tujuan,
Mutu sebuah kehidupan bagi seseorang adalah seberapa besar ia memberikan manfaat untuk orang-orang yang berada disekitarnya.
Berhati-hatilah dengan sebuah kebiasaan !!!
Bisa jadi apa yang kita anggap remeh dan ringan, punya dampak yang besar pada pembentukan hati, pikiran serta kepribadian.
Itulah dosa-dosa kecil yang terus saja kita perbuat tanpa kita sadari,
Bercerminlah !!!
Mari kita selalu Bercermin !!!

Perbedaan adalah hal wajar dan sudah semestinya ada,
Tapi...
Jika perbedaan melahirkan perpecahan, itu adalah hal yang tidak wajar dan tidak boleh dibiarkan.
Berpikir dan bertindaklah dengan bijaksana !!!

Terkadang...
Ego dan kesombongan diri membuat sudut pandang jatuh ditempat yang tidak semestinya dan berbeda dengan yang lainnya.
Tapi
Inilah kehidupan !!!

Sahabat"...
Mari lahirkan kebaikan dari perbedaan yang ada.
Sebab...
Tak seorangpun mampu memaksa lahirnya keseragaman.
Karena,
Perbedaan adalah hal wajar dan sudah semestinya ada.

Bagai keindahan sebuah taman karena adanya aneka ragam bunga,


"sebagian besar prasangka adalah dusta (dosa)."


Semoga kita bisa selalu menjaga lisan dan pikiran kita dari berprasangka buruk dan keluhkesah serta dijauhkan dari segala macam fitnah. Aamiin ya Rabbal 'aalamiin

Sahabat"...

Orang-orang yang selalu berada disekitar kita juga merupakan sebagian dari kepribadian kita.

Sebab,

Salahsatu faktor pembentukkan karakter/kepribadian adalah dengan siapasaja kita bergaul selama ini.
Baik buruk lingkungan maka seperti itu jugalah kita.

RASULULLAH bersabda, "Almu'minu Miratul mu'mini",
seorang mu'min adalah CERMIN bagi mu'min lainnya.
Seorang mu'min adalah SAUDARA bagi mu'min lainnya.
Ia harus menjadi PENOPANG dari ketidakberdayaannya dan menjadi MOTIVATOR dibelakangnya.
(HR Abu Daud & Al Bukhori).

Yahya ibnu Muadz ar Rqzi berkata, " Berikan tiga hal yg menjadi hak saudara mu'minmu,
1;.Jika tdk mampu memberi manfaat untuknya, jangan pernah mencelakakannya,
2; Jika tidak mampu membahagiakannya, jangan membuatnya bersedih,
3; Jika tidak mampu memujinya karena kemuliaan akhlaknya, jangan pernah mencela dengan mempergunjingnya.
Karena itu SAYANGILAH SEMUA MU'MIN dan RENDAH HATILAH pada mereka, 

"Allahumma ya Allah jadikanlah kami bersaudara karenaMU, saling cinta, saling memperhatikan, saling menasehati, saling doa, saling tolong menolong hanya karenaMU.
aamiin ya Rabbal 'aalamiin".

Sahabat"...
Mari sama-sama kita jernihkan hati, Bersihkan naluri,
Mari sama-sama kita perbaiki cara kita menjalin hubungan dengan insan lainnya.
Simak dan biarkan yang lain bersuara,
Mari kita Lahirkan berkah dan kebaikan dari perbedaan yang ada !!!

"لَهُۥ مُعَقِّبَتٌۭ مِّنۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِۦ يَحْفَظُونَهُۥ مِنْ أَمْرِ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ وَإِذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِقَوْمٍۢ سُوٓءًۭا فَلَا مَرَدَّ لَهُۥ ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَالٍ
| Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia." (QS. AR RA'D:11)

Kamis, 01 November 2012

Beberapa do'a harian yang bermanfaat

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Pada hakikatnya do'a merupakan kebutuhan harian kita untuk membangkitkan potensi yang tertanam didalam diri agar semangat dalam aktifitas serta optimisme dalam menjalani hidup dikeseharian kitapun meningkat berkat do'a-do'a yang selalu kita panjatkan.
Sebagai pengikut Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam, ada baiknya do'a yang kita panjatkan juga mencontoh do'a yang senantiasa Beliau Shallallaahu 'alaihi wasallam panjatkan sehingga kita tidak tersesat dan senantiasa memperoleh bimbingan serta dirahmati ALLAH Subhanahu wa Ta'ala.
Berikut ini InsyaALLAH beberapa do'a yang senantiasa dipanjatkan oleh Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam yang juga dicontoh dan dipanjatkan oleh para Sahabat Radhiyallaahu 'Anhuma yang bersumber dari beberapa kitab hadits.


Allaahumma innii as-aluka rahmatan min 'indika tuhdii bihaa qalbii wa tajma'u bihaa syamlii wa tarudda bihal fitana 'annii wa tushlihu bihaa diinii wa tahfazhu bihaa ghaibii wa tarfa'u bihaa syaahidii wa tuzakkii bihaa 'amalii wa tubayyidlu bihaa wajhii wa tul himunii bihaa rusydii wa tu'shimunii bihaa min kulli suu'in.

 Allaahumma ashlih lii diiniil ladzii huwa 'ismatu amrii wa ashlih lii dun yaa yallatii fiiha ma'asyi wa ashlih lii aakhiratil latii fiiha ma'aadii waj'alil hayaata ziyaadatan lii fii kulli khairin waj'alil mauta raahatan lii min kulli syarrin.

Allaahumma innii as-alukats tsabaata fil amri wa as-alukal 'aziimata fir rusydi wa as-aluka syukra bini'matika wa husna 'ibaadatika wa as-aluka lisaanan shaadiqan wa qalban saliiman wa a'uudzubika min syarri ma ta'lamu wa as-aluka min khairi maa ta'lamu wa astaghfiruka mimma ta'lamu innaka anta 'allaamul ghuyuub

Allaahumma innii a'uudzubika min 'ilmin laa yanfa'u wa min qalbin laa yakhsya'u wa min nafsin laa tasybaghu wa min da'watin laa yustajaabu lahaa.

Allaahumma aati nafsii taqwaaha wa zakkihaa fa anta anta khairu man zakkaahaa anta waliyyuha wa maulaahaa

Allaahumma innii zhalamtu nafsii zhulman katsiiran wa laa yaghfirudz dzunuuba illa anta faghfirlii maghfiratan min 'indika warhamnii innaka antal ghafuurur rahiim.

Allaahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu a'uudzubika min syarri maa shana'tu abuu-ulaka bini'matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfirlii fa innahuu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.
========= ........ =========

 Ya ALLAH
aku memohon kepadaMU curahan Rahmat dari sisiMU yang dengannya hatiku mendapat petunjuk
terkumpul segala yang tercerai berai dan terhimpun segala yang terpisah-pisah
tertolak segala fitnah atas diriku dan bertambah baik urusan Agamaku
terpelihara segala sesuatu yang jauh dariku dan terangkat apa yang dekat denganku
disucikan segala perbuatanku dan dicerahkan wajahku
diberi ilham menuju petunjuk dan terpelihara diriku dari sesuatu yang buruk.

 Ya ALLAH
Perbaikilah urusan Agamaku yang menjadi pegangan bagi setiap urusanku
Perbaikilah duniaku yang disitulah urusan kehidupanku
Perbaikilah akhiratku yang kesanalah aku akan kembali
Jadikanlah hidupku ini sebagai tambahan kesempatan untuk memperbanyak amal kebajikan
dan jadikanlah kematianku sebagai tempat peristirahatan dari setiap kejahatan.

 Ya ALLAH
aku memohon kepadaMU ketegaran dalam menghadapi segala permasalahan
aku memohon dengan sangat kepadaMU untuk berkenan memberikan curahan petunjuk
serta aku memohon kepadaMU untuk dapat mensyukuri nikmat dan rajin melakukan ibadah 
aku memohon kepadaMU lisan yang jujur dan hati yang lurus
aku berlindung kepadaMU dari keburukan yang ENGKAU ketahui
dan aku memohon kepadaMU kebaikan yang ENGKAU ketahui
serta aku memohon kepadaMU curahan ampunan dari segala dosa yang ENGKAU ketahui 
Sebab hanya ENGKAU lah Yang Maha Mengetahui segala yang Ghaib.

Ya ALLAH
aku berlindung kepadaMU dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyu', nafsu yang tidak pernah merasa puas
dan dari do'a yang tidak dikabulkan.
Ya ALLAH
berikanlah kepadaku jiwa takwa lagi bersih 
Sebab hanya ENGKAU lah yang membersihkan jiwa dan yang menguasai serta mengarahkannya.

 Ya ALLAH
aku telah banyak berbuat zhalim terhadap diriku sendiri
dan tidak ada yang dapat mengampuni dosaku kecuali ENGKAU
maka curahkanlah ampunan dan belas kasih kepadaku dari sisiMU.
Sungguh ENGKAU Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

 Ya ALLAH
ENGKAU adalah TUHANku
tiada TUHAN yang pantas disembah melainkan ENGKAU yang telah menciptakan diriku
aku adalah hambaMU
dan aku berada dalam perintah dan perjanjianMU yang dengan segala kemampuanku perintahMU aku laksanakan 
aku berlindung kepadaMU dari segala keburukan yang aku perbuat terhadapMU 
ENGKAU telah mencurahkan NikmatMU kepadaku
sementara aku senantiasa berbuat dosa.
Maka ampunilah dosa-dosaku.
Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali ENGKAU.

Aamiin ya Rabbal 'aalamiin


semoga bermanfaat untuk kita semua ^_^