Kamis, 31 Mei 2012

Goresan 27


Terulang kembali...
Kala jemari enggan menekan tuts keyboard merangkai aksara
Mata tak kuasa lagi saksikan layar monitor mencerna kata
Nalarpun tak mampu lagi resapi kisah
artikan cerita singkap makna kuak tabir rahasia



lalui hari
jalani bianglala kisah tanpa henti
dalam kesunyian
nikmati pahit pedihnya duka luka kecewa dalam canda tawa
tiada kan henti biduk arungi samudera
nikmati terjangan badai mendera
tiada kan pernah berhenti

JEDA
Inilah yang terbaik sebelum mengurai kata merangkai aksara
Basahi kembali tandus gersangnya perenungan jiwa
agar kelak tercipta kata sarat makna tiada lagi hampa dalam ilusi canda belaka

walau tiada lagi teman seiring langkah temani hari
dalam sanubari selalu sadari sahabat setia selalu temani jiwaraga ini
menembus badai menggapai cakrawala jingga
sebelum usai kisah dikeremangan senja dalam fana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar