Selasa, 09 Oktober 2012

(-_-) Iklan oh Iklan (-_-)

Sahabat"....

Perkembangan dunia periklanan begitu pesat dan sangat berpengaruh besar terhadap pergeseran nilai-nilai moril/Aqidah terutama pelecehan terhadap kaum perempuan. 

Kaum perempuan bukan saja 'dijebak' sebagai pribadi yang shopaholik tapi juga dipajang sebagai pelaris/pemanis sebuah iklan yang tidak hanya sekedar menawarkan/menjual produk tapi juga memasarkan nilai, sikap, perasaan dan gaya hidup. 

Walau seringkali produk yang ditawarkan tidak berkwalitas tapi (penegasan iklan) produk yang ditawarkan tersebut (katanya) dapat menutupi kekurangan pada penampilan, mendongkrak popularitas, menaikkan harga diri dan menjamin kebahagiaan (itu katanya lhoo !!!). 

Para pemilik modal pada sebuah iklan serta mereka-mereka yang mendapatkan keuntungan dari iklan (yang entah apa status agamanya), mereka-mereka yang berada dibalik iklan-iklan nista berlumur dosa dengan kekuatan uang serta jabatan mereka yang telah mendikte dan menjajah kita, serta mengembalikan gaya hidup jahiliyah pada peradaban saat ini. 


"Teror" iklan sangat besar pengaruhnya terhadap terjadinya pergeseran nilai-nilai Aqidah serta kusutnya kriteria baik dan buruk dikehidupan saat ini. 

Terkadang membuat perempuan mudah kehilangan rasa percaya diri, timbul kegelisahan yang sulit dimengerti. 

Sehingga mereka akhirnya merasa banyak kekurangan fisik yang harus dipoles dengan canggihnya produk-produk modern, membuat mereka terjebak pada jalan pintas yang ditawarkan, membeli produk-produk hedonis yang ditawarkan walau dengan harga yang woowww... (tidak masuk akal jika dibandingkan dengan kwalitas dan manfaatnya). 

Lihat saja contohnya, 

kriteria perempuan ideal versi iklan. "bertubuh tinggi langsing, sensual, berkulit putih/kuning langsat, halus mulus, nafas beraroma bunga, tubuh harum mewangi, bila berjalan lemah gemulai ditambah kerling nakal menggoda (meski harus mengalami sedikit sesak nafas karena sempitnya pakaian yang dikenakan agar tercetak lekuk tubuh nan menggoda kaum adam berfantasi dalam imajinasi nista). 

Begitu banyak kita lihat iklan-iklan yang melecehkan/mengeksploitasi kaum hawa. Hanya demi meraih pengakuan "wanita ideal dan modern" mereka lupakan semua pelajaran tentang moral, mereka lupakan apa yang telah mereka ketahui tentang Akhlak mulia dan dosa. 


Demi usaha menjadi modern, mereka kehilangan idealisme, jatidiri dan menikmati 'penjajahan' pada diri mereka. 

Mereka lupa bahwa terlihat cantik menggoda dalam polesan kosmetika dan pernik perhiasan belumlah mempesona, 

untuk tampil mempesona tak perlu dengan mengumbar aurat, goda syahwat yang lainnya. 


Pesona dari wanita akan terpancar dari indahnya tutur, bagusnya kepribadian dan keteguhan sikapnya dalam menaati norma-norma Agama dalam kehidupannya. 


Semoga kita semua bisa lebih mawas diri terutama kaum wanita agar mampu menjaga citra dan hargadirinya selaku manusia.


oleh Sanggar Motivasi & Renungan Kita pada 9 Oktober 2012 pukul 8:49 ·


Menang jadi arang, kalah menjadi abu







(:::[ ]:::) --------- ̿̿̿ ̿' ̿'\̵͇̿̿\з=(•̪●)=ε/̵͇̿̿/'̿'̿ ̿ -----------(:::[ ]:::)

Sahabat"...
Dalam urusan duniawi, Perkelahian / pertarungan apapun namanya,
terlepas dari kalah menang,
akan menghasilkan kerugian bagi kedua belah pihak,
Rasa Sakit terkadang menimbulkan luka
Lelah
Kesombongan
Sakit hati
Dendam
dan rasa lainnya yang akan timbul setelah "acara" selesai.


Tak salah bila dahulu orangtua bijak berujar,
"Menang jadi arang
kalah jadi abu."

tapi...
Walaupun begitu,
bukan berarti kita harus lari menjauhi perkelahian/pertarungan apalagi menyerah.
Sebab,, hidup yang kita jalani inipun adalah suatu perkelahian/pertarungan panjang,
"sekali layar terkembang
walau harus menembus membelah ganasnya hujan dan badai
berpantang biduk surut berputar haluan
sebelum tiba didermaga tujuan
atau tenggelam ditengah lautan."

Diantara sekian banyak perkelahian/pertarungan yang harus "dinikmati" dalam kehidupan ini
ternyata...
Perkelahian/pertarungan terberat, tersulit, terhebat, terlama dan ter.. ter... Lainnya adalah ketika kita harus berhadapan dan bertentangan dengan akal pikiran kita sendiri.
Sehingga terkadang hasil dari "konflik/perseteruan" tersebut mengakibatkan diri mengalami kekalahan, menjadi pecundang dan merasakan hidup dalam kerugian yang sebenar-benarnya.

Hmm...
Semoga saja pertentangan bathin yang sering terjadi dalam ruang akal pikiran ini tidak sampai menciptakan perkelahian/pertarungan dalam diri ini,
yaaahh., semoga saja hati dan pikiran didiri ini bisa selalu selaras sejalan agar jangan sampai mendatangkan penyesalan diatas penyesalan
dan semoga diri ini bisa benar-benar menikmati ketenangan dan kebahagiaan yang sebenarnya diesok hari, lusa dan selamanya. InsyaALLAH .

Apapun yang terjadi dalam kehidupan ini,
semoga Diri ini selalu mampu meredam nafsu amarah
terhindar dari berburuksangka dan berkeluhkesah
serta mampu jalani hari dengan penuh kesabaran, optimis dan selalu bersemangaaaaatt
pantang menyerah dalam menghadapi cobaan/kesukaran.. 
Dengan senyuman ^_^

Semoga.....

˙·٠•●♥ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ ♥●•٠·˙˙·٠•●♥ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ ♥●•٠·˙


Motivasi Diri


Duhai diri... 
Sadarilah 
jalinlah hubungan baik dengan hati nuranimu, 
agar hati nurani bisa membimbingmu dengan baik. 
Kuasai pikiranmu 
Jalani kehidupanmu 
usah terlalu sibuk mencampuri urusan insan lainnya. 

Duhai diri... 
Belajarlah... 
Bebaskanlah dirimu dari segala rintangan yang tak perlu baik materi maupun mental spiritual. 
Redam amarah 
Enyahkan sgala keluh kesah dari pikiran dan lisanmu. 

Duhai diri... 
Ciptakan keharmonisan dan keselarasan dengan sesama. 
Berbagilah... 
Bagikanlah Ilmu Pengetahuan juga Berkahmu dengan yang lain dan Lakukan dengan sepenuh hati. 
Perhatikan realita hidup sebagaimana adanya, jangan sebagaimana yang dirimu inginkan. 
Nilailah sgala sesuatu dengan baik. 

Duhai diri... 
Lihatlah... 
Didepan telah terbentang jalan menuju kebahagiaan dan keberhasilanmu 
Jadi... 
Berbicaralah hanya tentang kebaikan 
Berbicaralah hanya tentang kemajuan 
Berbicaralah hanya tentang kebahagiaan. 
Perhatikanlah... 
Disekitarmu banyak sekali yang bisa dimanfaatkan untuk mendorongmu maju dan berhasil, manfaatkanlah pendorong itu dan tak ada seorangpun yang mampu menahan kemajuanmu itu. 
Engkau terlihat kuat dan hebat kemarin dan akan menjadi lebih hebat dan kuat lagi hari ini, esok, lusa dan selamanya. 
Majulah... 
Maju terus... 
Semangaaaaatt !!!

Duniaku


Jatiku,, 
Saat sayapmu tak mampu lagi dikibarkan 
Saat kakimu tak mampu lagi dilangkahkan 
Saat yang diharapkan tak menyadari akan keberadaanmu 
Disaat rasa lelahmu datang melanda 
ISTIRAHATLAH !!! 
BERSABARLAH duhai Jatiku !!! 


Kini... 
Mungkin saatnya kau akhiri segala penantian 
Kembali laksana Samudera 
tak pernah berubah 
takkan berubah
tiada kan pernah berubah 
tetap membiru dalam berbagai suasana 
tiada letih mengejar pantai 
tak kenal lelah menghantam angkuh kerasnya karang 

(Kembali dlm kelana dua dunia)

Lentera yang Meredup


Kucoba mengalah saat amarah meraja kuasai jiwa 
Dan sedikit kubertanya 
Mengapa kau biarkan cinta yang lain datang menjamah? 
Salahkah bila kuharus kecewa? 
Tlah kau hadirkan sebentuk rasa lelah saat cinta yang lain hadir diantara kita 
...
Dalam tawa 
tak lagi kuberharap akan indahnya cinta 
Karena semua telah tercoreng dusta 
Tak lagi kuberharap bahagia 
karena cinta itu kini terbuang sudah 
Sirna harapan akan sucinya cinta 
Permata indah itu kini telah hancur 
Berderai bagai debu dihamburkan derasnya sang bayu
,,,,,,,,,,,

Goresan Resah


Lelah ini kian mendera
torehan luka pun kian perih tiada terkira disela lelehan darah yang tiada jua jeda
kian lemahkan daya rapuhkan raga

arrghh
akankah 
indah hangatnya mentari pagi
bias pelangi dibirunya cakrawala
dan rona jingga disenja nan mempesona kan kutemui lagi?
adakah alam 'kan menyapa iringi gontai langkah diesok hari?
adakah?
ataukah 
semua akan raib sirna
bersama tebal pekatnya kelam yang tiada jua beranjak selubungi angkasa ku yang kian suram 
benar-benar bak tiada lagi bias cahaya....

malam ... 
hujan kian tercurah basahi alam 
menambah kelam pekatnya malam 
deru sang bayu kirim beku menusuk qalbu 
dalam kesendirian yang mencekam 
terngiang bak bisikkan ucapan sang pujangga 
"Kehidupanku sekarang bukanlah kehidupan yang hakiki. 
Kehidupan yang hakiki adalah jika ku dapat mencintai kekasihku. "
benarkah ucapannya??? 
siapa kekasih sebenarnya??? 
apakah nyata dalam fana ataukah hanya fatamorgana semata??? 
Masihkah cinta bersemayam disukma ataukah hanya nafsi belaka yang tersisa???