Selasa, 09 Oktober 2012
Menang jadi arang, kalah menjadi abu
(:::[ ]:::) --------- ̿̿̿ ̿' ̿'\̵͇̿̿\з=(•̪●)=ε/̵͇̿̿/'̿'̿ ̿ -----------(:::[ ]:::)
Sahabat"...
Dalam urusan duniawi, Perkelahian / pertarungan apapun namanya,
terlepas dari kalah menang,
akan menghasilkan kerugian bagi kedua belah pihak,
Rasa Sakit terkadang menimbulkan luka
Lelah
Kesombongan
Sakit hati
Dendam
dan rasa lainnya yang akan timbul setelah "acara" selesai.
Tak salah bila dahulu orangtua bijak berujar,
"Menang jadi arang
kalah jadi abu."
tapi...
Walaupun begitu,
bukan berarti kita harus lari menjauhi perkelahian/pertarungan apalagi menyerah.
Sebab,, hidup yang kita jalani inipun adalah suatu perkelahian/pertarungan panjang,
"sekali layar terkembang
walau harus menembus membelah ganasnya hujan dan badai
berpantang biduk surut berputar haluan
sebelum tiba didermaga tujuan
atau tenggelam ditengah lautan."
Diantara sekian banyak perkelahian/pertarungan yang harus "dinikmati" dalam kehidupan ini
ternyata...
Perkelahian/pertarungan terberat, tersulit, terhebat, terlama dan ter.. ter... Lainnya adalah ketika kita harus berhadapan dan bertentangan dengan akal pikiran kita sendiri.
Sehingga terkadang hasil dari "konflik/perseteruan" tersebut mengakibatkan diri mengalami kekalahan, menjadi pecundang dan merasakan hidup dalam kerugian yang sebenar-benarnya.
Hmm...
Semoga saja pertentangan bathin yang sering terjadi dalam ruang akal pikiran ini tidak sampai menciptakan perkelahian/pertarungan dalam diri ini,
yaaahh., semoga saja hati dan pikiran didiri ini bisa selalu selaras sejalan agar jangan sampai mendatangkan penyesalan diatas penyesalan
dan semoga diri ini bisa benar-benar menikmati ketenangan dan kebahagiaan yang sebenarnya diesok hari, lusa dan selamanya. InsyaALLAH .
Apapun yang terjadi dalam kehidupan ini,
semoga Diri ini selalu mampu meredam nafsu amarah
terhindar dari berburuksangka dan berkeluhkesah
serta mampu jalani hari dengan penuh kesabaran, optimis dan selalu bersemangaaaaatt
pantang menyerah dalam menghadapi cobaan/kesukaran..
Dengan senyuman ^_^
Semoga.....
˙·٠•●♥ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ ♥●•٠·˙˙·٠•●♥ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ ♥●•٠·˙
Motivasi Diri
Duhai diri...
Sadarilah
jalinlah hubungan baik dengan hati nuranimu,
agar hati nurani bisa membimbingmu dengan baik.
Kuasai pikiranmu
Jalani kehidupanmu
usah terlalu sibuk mencampuri urusan insan lainnya.
Duhai diri...
Belajarlah...
Bebaskanlah dirimu dari segala rintangan yang tak perlu baik materi maupun mental spiritual.
Redam amarah
Enyahkan sgala keluh kesah dari pikiran dan lisanmu.
Duhai diri...
Ciptakan keharmonisan dan keselarasan dengan sesama.
Berbagilah...
Bagikanlah Ilmu Pengetahuan juga Berkahmu dengan yang lain dan Lakukan dengan sepenuh hati.
Perhatikan realita hidup sebagaimana adanya, jangan sebagaimana yang dirimu inginkan.
Nilailah sgala sesuatu dengan baik.
Duhai diri...
Lihatlah...
Didepan telah terbentang jalan menuju kebahagiaan dan keberhasilanmu
Jadi...
Berbicaralah hanya tentang kebaikan
Berbicaralah hanya tentang kemajuan
Berbicaralah hanya tentang kebahagiaan.
Perhatikanlah...
Disekitarmu banyak sekali yang bisa dimanfaatkan untuk mendorongmu maju dan berhasil, manfaatkanlah pendorong itu dan tak ada seorangpun yang mampu menahan kemajuanmu itu.
Engkau terlihat kuat dan hebat kemarin dan akan menjadi lebih hebat dan kuat lagi hari ini, esok, lusa dan selamanya.
Majulah...
Maju terus...
Semangaaaaatt !!!
Duniaku
Jatiku,,
Saat sayapmu tak mampu lagi dikibarkan
Saat kakimu tak mampu lagi dilangkahkan
Saat yang diharapkan tak menyadari akan keberadaanmu
Disaat rasa lelahmu datang melanda
ISTIRAHATLAH !!!
BERSABARLAH duhai Jatiku !!!
,
,
Kini...
Mungkin saatnya kau akhiri segala penantian
Kembali laksana Samudera
tak pernah berubah
takkan berubah
tiada kan pernah berubah
tetap membiru dalam berbagai suasana
tiada letih mengejar pantai
tak kenal lelah menghantam angkuh kerasnya karang
=
(Kembali dlm kelana dua dunia)
Lentera yang Meredup
Kucoba mengalah saat amarah meraja kuasai jiwa
Dan sedikit kubertanya
Mengapa kau biarkan cinta yang lain datang menjamah?
Salahkah bila kuharus kecewa?
Tlah kau hadirkan sebentuk rasa lelah saat cinta yang lain hadir diantara kita
...
Dalam tawa
tak lagi kuberharap akan indahnya cinta
Karena semua telah tercoreng dusta
Tak lagi kuberharap bahagia
karena cinta itu kini terbuang sudah
Sirna harapan akan sucinya cinta
Permata indah itu kini telah hancur
Berderai bagai debu dihamburkan derasnya sang bayu
,,,,,,,,,,,
Goresan Resah
Lelah ini kian mendera
torehan luka pun kian perih tiada terkira disela lelehan darah yang tiada jua jeda
kian lemahkan daya rapuhkan raga
arrghh
akankah
indah hangatnya mentari pagi
bias pelangi dibirunya cakrawala
dan rona jingga disenja nan mempesona kan kutemui lagi?
adakah alam 'kan menyapa iringi gontai langkah diesok hari?
adakah?
ataukah
semua akan raib sirna
bersama tebal pekatnya kelam yang tiada jua beranjak selubungi angkasa ku yang kian suram
benar-benar bak tiada lagi bias cahaya....
malam ...
hujan kian tercurah basahi alam
menambah kelam pekatnya malam
deru sang bayu kirim beku menusuk qalbu
dalam kesendirian yang mencekam
terngiang bak bisikkan ucapan sang pujangga
"Kehidupanku sekarang bukanlah kehidupan yang hakiki.
Kehidupan yang hakiki adalah jika ku dapat mencintai kekasihku. "
benarkah ucapannya???
siapa kekasih sebenarnya???
apakah nyata dalam fana ataukah hanya fatamorgana semata???
Masihkah cinta bersemayam disukma ataukah hanya nafsi belaka yang tersisa???
Langganan:
Postingan (Atom)