Kamis, 11 April 2013

Goresan Motivasi Kita

Sahabat"...
Mari kita raih dan dapatkan apa keinginan yang ada pikiran kita
Terus berjuang dan tak pernah menyerah, Jangan pernah menyerah dalam mewujudkan mimpi indah itu menjadi nyata,
Mari terus kita gali dan kembangkan ide serta kreatifitas agar terlahir perubahan dalam kebaikan, 
Usah gentar, Jangan takut dan Jangan pernah takut dengan segala resiko, sebab semua usaha pasti ada resikonya,
Bangunkan "Raksasa" yang tertidur pulas didalam otak kita, agar otak kita bisa berfungsi secara maksimal.


" Teruslah Melangkah !!!
Jangan pernah berhenti melangkah hanya karena onak dan duri menghalangi jalan, sebab semua onak dan duri  itu hanya menyebabkan goresan luka-luka kecil yang akan sembuh dengan sendirinya."

Mari kita jadikan Hidup ini menjadi lebih Hidup !!!

" Sebuah kesuksesan diawali oleh kreatifitas yang berani, 
jangan hiraukan sebuah kegagalan
sebab kegagalan hanyalah batu sandungan yang berserakan disepanjang jalan menuju kesuksesan."

Semangaaaaaatt !!!
^_^

Siapakah Aku???

Inikah Aku ...
yang terpasung diperadaban masa berselubung bayang-bayang maya
bernaung dalam himpitan mega durjana
terlena akan manisnya cinta dunia

Inikah Aku ...
yang terpana ikuti derasnya laju pusaran arus samudera nista
terbuai mesra indahnya dunia maya
tergilas oleh peradaban masa tiada lagi tahu arah

Inikah Aku ...
yang terbuai manisnya cinta dunia
terperosok dikedalaman curamnya lembah tak bertuan bergumul dusta
terbelakang terseret ganasnya kemajuan peradaban yang kian menggila

Inikah Aku ...
yang tiada jenuh merobek lalu menambal cabikan hati yang kian dipenuhi luka tiada terperi
Inikah Aku ...
yang tiada bosan berputar dipusaran gelombang nista tanpa hiraukan laju kemudi tiada lagi arah kendali

Inikah Aku ...
yang terus saja tergontai melangkah dalam bayang-bayang mimpi
tetap berjalan dalam nyenyaknya tidur dan tak jua terjaga agar mampu hindari onak duri yang kian pedih menghujam telapak kaki

Inikah Aku ...
yang tersandar gelisah ditepian biduk yang kian sarat akan dosa
mengerejap mata saat debu singgah dipelupuk mata
terengah ku terpekik kala pedihnya tiada terkira
panas dan dingin peluh terasa disekujur tubuh paksa ku rebah dalam resah gulana
nanar tatap bagai terpampang nyata tumpukan karat dan noda tebal lumuri jiwa raga

Ya ALLAH ...
Siapakah kini Aku ?
Dimanakah sebenarnya Diriku ?
Benarkah ini Aku ?