Kembali kutermangu pandangi lengang kelamnya cakrawala malam
mencekam
kesunyian makin merajam
Dimanakah bias kemilau indah cahaya rembulan berpadu kilau kerlip bintang penghias malam yang seharusnya hadir malam ini ?
Debur ombak hadirkan getar lembut dijiwa
Gemuruh dikedalaman sukma kian luapkan duka nestapa
Airmata kembali menetes entah apa sebabnya
Ya ALLAH.....
Ya Jabbaar.....
Yaa GhaffuururRahiim.....
Adakah yang kan fahami bahasa hidupku ?
Merintih ku mengenang lembaran hari yang pernah nyaris kosong tiada arti
hampa
terluka dalam sunyinya kesendirian
Akankah kubiarkan asa lebur ikuti tarian angin lalu terhempas tenggelam dikedalaman samudera ?
Atau kembali goreskan untaian aksara
menghibur diri
sedikit obati kerinduan halau nestapa
Andai saja kumampu tuangkan segala hasrat yang kian berkecamuk dijiwa
hmm,,,
Semoga sunyi dikesendirian ini bukanlah sekedar penantian akan cinta ilusi
Semoga kesabaran ini menjadi untaian tasbih ketika kelamnya malam samarkan kebenaran dan dusta dijiwa
Semoga.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar