Duhai diri yang diliputi nafsu duniawi,
Tidakkah dirimu sadari, dari tempat kotor hadirmu dibumi ini
Tempat yang dipenuhi sesaknya kotoran dan segala macam penyakit yang dirimu huni,
namun,,,
Apakah kau tak jua mengerti ?
Adakah kau fahami semua ini ?
Mengapa masih saja dirimu tak sadari diri?
Akankah tempat kotor dan menyakitkan pula yang dirimu kehendaki disaat kembali dialam keabadianmu nanti ???
***~~~***~~~***~~~***~~~***~~~***
!!! * BERHATI-HATILAH Duhai Sahabat",,, * !!!
Subhanallah
Alhamdulillah
Laa ilaa ha illallaahu
Allaahu Akbar
Sahabat",,,
Alangkah ringan dan mudahnya kalimat-kalimat diatas diingat dan diucapkan.
Tapi,
Kenapa masih saja kita menghabiskan waktu dengan ucapan sia-sia, dusta bahkan fitnah disepanjang keseharian kita ???
Kenapa masih saja membicarakan dan mencari aib serta kelemahan seseorang menjadi kebiasaan disebagian dari kita ???
Kenapa kita terkadang membungkam orang lain agar menutupi kesalahan yang kita lakukan ???
Lupakah bahwa kelak semua kebenaran akan terungkap, dimana semua tutur kata dan tingkah laku kita semuanya akan dimintai pertanggung jawaban tanpa ada yang bisa ditutupi dirahasiakan, Lupakah kita bahwa masa itu kelak akan tiba menghampiri kita ???
Mengapa walau terkadang kita mengetahui apa yang kita lakukan dan bicarakan adalah sebuah kesalahan yang merugikan, tapi kenapa kita masih menganggapnya wajar dan biasa-biasa saja ???
Sahabat",,,
Lihatlah Harimau !
Begitu mempesona bukan ?
Tapi, dibalik pesonanya itu tersimpan keganasan yang bisa mengakibatkan luka bahkan kematian,
Begitu juga dengan Lidah kita,
Luka, Kerugian bahkan kebinasaan bisa terjadi akibat tutur kata yang terucap dari lisan kita.
Sahabat",,,
Mari kita jauhi segala macam keburukan, sebab satu maksiat/dosa yang dilakukan adalah pintu masuknya dosa/kemaksiatan lainnya Lidah ibarat sebilah pedang yang sangat tajam,
tak hanya melukai tetapi juga bisa menimbulkan kehancuran dan kebinasaan,
tidak cuma bisa mendatangkan kerugian pada seseorang tetapi juga banyak orang bahkan juga pada diri sendiri.
Mari kita hilangkan kebiasaan buruk kita dalam bersikap dan berbicara, duhai sahabat",,,
Dari Abu Hurairah Radhiyallaahu 'anhu,
Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Apabila umatku sudah mengagungkan dunia, maka kehebatan Islam akan tercabut darinya,
Dan apabila umatku meninggalkan amar ma'ruf nahi mungkar, maka diharamkan (atas mereka) keberkahan wahyu
Dan apabila umatku saing menghina satu sama lain, maka jatuhlah mereka dari pandangan ALLAH."
(HR. Hakim & Tharmidzi)
Sahabat",,,
Ketika melakukan suatu pekerjaan, maka yang kita harapkan adalah upah/hasil baik itu berupa materi ataupun kesenangan dipikiran saja, yang pasti kita mengharapkan hasil yang menguntungkan pada kita bukan ?
Seringkali kita kecewa bahkan marah jika hasil yang kita dapat tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, bahkan terkadang menyesal telah melakukan pekerjaan tersebut hanya karena merasa hasilnya tidak sebanding dengan usaha yang telah dilakukan.
Mari kita berfikir dan renungkan kembali,,
Saat kita melakukan perbuatan maksiat,
mengerjakan sesuatu yang jelas-jelas sudah kita ketahui bahwa perbuatan itu dosa, apa yang sebenarnya kita harapkan ???
Saat mengerjakan sesuatu yang sebenarnya sudah kita sadari bahwa hal itu kelak akan merugikan dan mendatangkan penyesalan yang menyakitkan pada diri kita, apa yang membuat kita masih saja terus melakukannya ???
"Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya,
niscaya KAMI berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka didunia dengan sempurna dan mereka didunia tidak dirugikan.
Itulah orang-orang yangtidak memperoleh (bagian) diakhirat kecuali neraka
dan lenyaplah diakhirat itu apa yang telah mereka usahakan didunia
dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan."
(QS. Hud 15-16)
Sahabat",,,
ALLAH Subhanahu wa ta'ala selalu berlaku adil pada kita semua.
Segala yang ALLAH Perintahkan begitu jelas dan mudah difahami (walau terkadang terasa sukar bagi kita untuk mengamalkan dan melaksanakannya disebabkan kelemahan dan kelalaian kita), seperti Shalat.
ALLAH Subhanahu wa ta'ala Perintahkan kita Shalat lima waktu secara tertib dan tepat waktu, yang merupakan isyarat bahwa diantara waktu 24 jam dalam sehari semalam, kita harus membagi waktu antara beribadah, istirahat dan mengerjakan urusan duniawi kita.
Kita hanya perlu menyeimbangkan waktu antara menunaikan kewajiban kita kepada ALLAH dengan mengerjakan segala keperluan duniawi kita.
Sangatlah tidak adil, jika waktu yang ada hanya kita pergunakan untuk mengurus segala masalah duniawi, istirahat, bermain-main dan bersenang-senang saja, hal ini jelas hanya akan merugikan diri sendiri.
Jika waktu hanya dihabiskan untuk keperluan duniawi semata, masih pantaskah mengaku umat beragama dan beriman kepada ALLAH ???
Sahabat",,,
Hal-hal keduniawian memang kita perlukan, tapi apakah kita harus terus diam dan menetap didalam toilet (WC) karena kita memerlukannya ???
Sahabat",,,
Kita hadir didunia ini dari tempat keluarnya kotoran,
Kita hidup didunia ini dikelilingi oleh segala macam kotoran dan berbagai jenis penyakit,
Bahkan disekujur tubuh kitapun melekat kotoran,
Kenapa???
Agar kita selalu ingat dan tak pernah lalai untuk membersihkan diri dan lingkungan kita dari segala macam kebusukan dan kotoran yang bertaburan disekitar kita.
Sahabat",,,
Mari kita sibukkan diri kita dengan usaha-usaha yang baik, selalu berbuat baik, beribadah dengan baik dan tertib serta menjaga lisan kita selalu terjaga berbicara hanya tentang kebaikan.
Ya ALLAH
Ya TUHAN kami
Berilah kami kebaikan didunia dan kebahagiaan diakhirat
Dan selamatkanlah kami dari siksa api neraka.
Aamiin ya Rabbal 'aalamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar