Jumat, 01 Maret 2013

Ikhlas kah Kita dalam Ibadah ?????

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

"Barangsiapa mengerjakan shalat karena riya, maka sungguh dia telah berbuat syirik
dan barangsiapa yang berpuasa karena riya, maka sungguh dia telah berbuat syirik
dan barangsiapa memberi sedekah karena riya, maka sungguh dia juga berbuat syirik."
 

 (HR. Ahmad)

 Diriwayatkan dari Anas Radhiyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
"Kalimat LAA ILAAHA ILLALLAAH akan selalu memberi manfaat kepada orang yang mengucapkannya dan akan menghindarkan mereka dari azab dan bencana selama mereka tidak mengabaikan hak-haknya." para sahabat bertanya, "wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan mengabaikan hak-haknya?" Beliau menjawab, "Perbuatan maksiat kepada ALLAH telah dilakukan secara nyata tetapi tidak dicegah dan diubahnya."
(HR. Al Ashbahani dalam kitab at Targhib)


Sahabat"...

Terkadang.,
banyak orangtua yang memarahi anaknya yang malas belajar atau malas bekerja
tetapi marah jugakah ketika mengetahui anaknya malas mengaji dan meninggalkan Shalat???
Jika ada anggota keluarga ataupun orang-orang terdekat kita terlibat dalam suatu kegiatan politik ataupun hal-hal yang bertentangan denga hukum pemerintahan, kita pasti akan merasa khawatir dan terkadang berusaha melarangnya, tidak hanya mengkhawatirkan keselamatannya saja tapi juga keselamatan yang lainnya termasuk diri dan kehormatan keluarga dimata masyarakat.
Akan tetapi,, adakah kita juga berusaha melarangnya ketika melakukan perbuatan yang bertentangan dengan perintah ALLAH Subhanahu wa ta'ala???
Mari kita berpikir dan renungkan..!!!
Berapa banyak Hukum/Perintah ALLAH yang telah kita langgar dan abaikan???
Mengapa usaha memperbaiki diri sendiri serta umat Islam selalu menemui kegagalan???

Sahabat"...

Penyebab hancurnya kejayaan umat Islam bukan hanya disebabkan kesalahan musuh-musuh Islam saja tetapi juga akibat kesalahan masing-masing dari kita yang seringkali berdiamdiri, tidak berusaha mencegah perbuatan-perbuatan maksiat yang ada disekeliling kita.
Terkadang jangankan untuk melarangnya, niat untuk mencegahnya saja tidak ada.
Banyak sekali kelalaian dan kesalahan yang kita lakukan hanya karena kita menganggap remeh dan acuh pada suatu hal yang bisa berakibat fatal dan mendatangkan kerugian besar yang juga berdampak buruk pada diri kita baik didunia fana ini maupun diakhirat kelak.
Mari kita pikirkan bersama....

 
Sahabat"...
Melakukan suatu amalan tanpa disertai keikhlasan semata-mata untuk mendapat keRidhoan ALLAH Subhanahu wa ta'ala, bahkan hanya untuk memamerkannya agar dihargai oleh manusia, secara tidak langsung sama halnya dengan menyekutukan ALLAH Subhana wa ta'ala.
Sehingga segala amalannya hanya sampai sebatas kepada orang-orang disekitarnya yang diharapkan pujian dan penghargaannya tersebut.
Oleh karena itu, hendaknya kita perbaiki niat agar slalu mengharapkan keRidhoan ALLAH dalam setiap amal kebaikan yang kita lakukan.
Jangan biarkan amal ibadah dan kebaikan kita menjadi sia-sia karena amalan tersebut dikerjakan hanya untuk mendapatkan popularitas dan penghargaan dari manusia.
Mari slalu kita perbaiki diri kita
Mari slalu luruskan niat kita.

Laa hawla walaa quwwata illaa billaah wa astaghfirullaahal 'adzhim..

ya ALLAH

Dengan segala Rahmat HidayahMU dan dengan kebenaran RasulMU shallallaahu 'alaihi wasallam., limpahkanlah Taufik Hidayah kepada kami agar senantiasa mengabdi dengan hati yang ikhlas hanya padaMU
 yaa Wajhu dzul jalaali wal ikraam
Sucikanlah hati, jiwa kami dan selamatkanlah kami dari fitnah dan keburukan.
Ridhailah sgala amal ibadah kami.
Aamiin yaa Rabbal 'aalamiin...
......................................................................................
...................................................................................... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar