Duhai Diri...
Walau lusuh rupamu
Namun...
usah lah suram rona wajahmu
biarkan nyeri luka merajam dan lelah pun setia menggelayuti ragamu
namun.. Abaikan selaksa resah luka lelahmu itu
Usah lagi hiraukan itu smua
terus lanjutkan kelana dua duniamu
enyahkan sgala nafsi asmara dan angkara yang pernah meraja dijiwaragamu
agar.. Indah syahdu senandung kidung yang setia menggema tiada lagi sumbang terdengar telinga
Duhai Diri...
memang., jernih telaga bisa tuk kita berkaca mematut rupa
tapi
jangan pernah lupa
tetaplah jaga cermin kita
Usah kotori dan
jangan pecahkan cermin yang telah setia jelmakan wujud asli rona rupa kita
Namun...
usah lah suram rona wajahmu
biarkan nyeri luka merajam dan lelah pun setia menggelayuti ragamu
namun.. Abaikan selaksa resah luka lelahmu itu
Usah lagi hiraukan itu smua
terus lanjutkan kelana dua duniamu
enyahkan sgala nafsi asmara dan angkara yang pernah meraja dijiwaragamu
agar.. Indah syahdu senandung kidung yang setia menggema tiada lagi sumbang terdengar telinga
Duhai Diri...
memang., jernih telaga bisa tuk kita berkaca mematut rupa
tapi
jangan pernah lupa
tetaplah jaga cermin kita
Usah kotori dan
jangan pecahkan cermin yang telah setia jelmakan wujud asli rona rupa kita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar