~^~ disinilah aku
~ jeda sejenak merangkai kata
~ lepaskan kecamuk rasa
~ coba siratkan makna walau terkadang hampa
~ Melepas dahaga
~ kala arungi samudera
~ Berkawan ombak ~ berteman badai
~ Terus mengejar batas cakrawala
~ hingga usai kisah
dan
diri lelap dalam nikmatnya tidur yang nyata
~^~
Selasa, 09 Oktober 2012
(-_-) Iklan oh Iklan (-_-)
Sahabat"....
Perkembangan dunia periklanan begitu pesat dan sangat berpengaruh besar terhadap pergeseran nilai-nilai moril/Aqidah terutama pelecehan terhadap kaum perempuan.
Kaum perempuan bukan saja 'dijebak' sebagai pribadi yang shopaholik tapi juga dipajang sebagai pelaris/pemanis sebuah iklan yang tidak hanya sekedar menawarkan/menjual produk tapi juga memasarkan nilai, sikap, perasaan dan gaya hidup.
Walau seringkali produk yang ditawarkan tidak berkwalitas tapi (penegasan iklan) produk yang ditawarkan tersebut (katanya) dapat menutupi kekurangan pada penampilan, mendongkrak popularitas, menaikkan harga diri dan menjamin kebahagiaan (itu katanya lhoo !!!).
Para pemilik modal pada sebuah iklan serta mereka-mereka yang mendapatkan keuntungan dari iklan (yang entah apa status agamanya), mereka-mereka yang berada dibalik iklan-iklan nista berlumur dosa dengan kekuatan uang serta jabatan mereka yang telah mendikte dan menjajah kita, serta mengembalikan gaya hidup jahiliyah pada peradaban saat ini.
"Teror" iklan sangat besar pengaruhnya terhadap terjadinya pergeseran nilai-nilai Aqidah serta kusutnya kriteria baik dan buruk dikehidupan saat ini.
Terkadang membuat perempuan mudah kehilangan rasa percaya diri, timbul kegelisahan yang sulit dimengerti.
Sehingga mereka akhirnya merasa banyak kekurangan fisik yang harus dipoles dengan canggihnya produk-produk modern, membuat mereka terjebak pada jalan pintas yang ditawarkan, membeli produk-produk hedonis yang ditawarkan walau dengan harga yang woowww... (tidak masuk akal jika dibandingkan dengan kwalitas dan manfaatnya).
Lihat saja contohnya,
kriteria perempuan ideal versi iklan. "bertubuh tinggi langsing, sensual, berkulit putih/kuning langsat, halus mulus, nafas beraroma bunga, tubuh harum mewangi, bila berjalan lemah gemulai ditambah kerling nakal menggoda (meski harus mengalami sedikit sesak nafas karena sempitnya pakaian yang dikenakan agar tercetak lekuk tubuh nan menggoda kaum adam berfantasi dalam imajinasi nista).
Begitu banyak kita lihat iklan-iklan yang melecehkan/mengeksploitasi kaum hawa. Hanya demi meraih pengakuan "wanita ideal dan modern" mereka lupakan semua pelajaran tentang moral, mereka lupakan apa yang telah mereka ketahui tentang Akhlak mulia dan dosa.
Demi usaha menjadi modern, mereka kehilangan idealisme, jatidiri dan menikmati 'penjajahan' pada diri mereka.
Mereka lupa bahwa terlihat cantik menggoda dalam polesan kosmetika dan pernik perhiasan belumlah mempesona,
untuk tampil mempesona tak perlu dengan mengumbar aurat, goda syahwat yang lainnya.
Pesona dari wanita akan terpancar dari indahnya tutur, bagusnya kepribadian dan keteguhan sikapnya dalam menaati norma-norma Agama dalam kehidupannya.
Semoga kita semua bisa lebih mawas diri terutama kaum wanita agar mampu menjaga citra dan hargadirinya selaku manusia.
oleh Sanggar Motivasi & Renungan Kita pada 9 Oktober 2012 pukul 8:49 ·
Tidak ada komentar:
Posting Komentar